Allah Subhanahu wa Ta’aalaa berfirman yang artinya :
“ Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad (janji-janji) itu ”(Al-Maidah: 1)
Dalam ayat lain, Allah juga berfirman yg artinya :
“ Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji.” (An-Nahl: 91)
Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yg artinya ::
“ Ciri-ciri orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta,
apabila berjanji ia tidak menepati, dan apabila diberi amanah ia
berkhianat .” (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Pentingnya menepati janji
Menepati janji merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan setiap Muslim.
Menepati janji juga termasuk akhlak mulia yang harus dimiliki setiap
mukmin, dan ia menjadi salah satu keistimewaan yang dimiliki manusia.
Sehingga meninggalkan sifat ini dari jiwa sama dg melepaskan
perikemanusiaan dari diri sendiri. Bahkan menurut Islam, orang yang
menanggalkan sifat ini berarti telah menyemai benih-benih kemunafikan
dalam dirinya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabdayg artinya :
“ Ciri-ciri orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta,
apabila berjanji ia tidak menepati, dan apabila diberi amanah ia
berkhianat .” (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Arti penting dari kewajiban menepati janji itu adalah sebab di dalamnya terdapat keutamaan dan keistimewaan. Di antaranya,
Pertama , dengan menepati janji, kita terhindar dari sifat munafik.
Sebab, perilaku orang yg munafik salah satunya adalah ingkar janji.
“Ada empat (perkara) jika terdapat pada diri seseorang, dia adalah
orang munafik murni. Dan barangsiapa yang melakukan salah satu perkara
itu, maka padanya terdapat bagian dari sifat munafik, hingga ia
meninggalkannya. Empat perkara itu adalah apabila berbicara ia dusta,
apabila berjanji ia ingkar, dan apabila diberi amanat (dipercaya) ia
berkhianat, dan apabila bermusuhan dia aniaya.” (HR. Bukhari, Muslim,
Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasai)
Kedua , dengan menepati janji dapat menjadi jalan untuk masuk Surga Firdaus.
Surga Firdaus ini hanya diperuntukkan bagi orang yang memiliki sifat-sifat baik, di antaranya adalah menepati janji.
Allah Subhanahu wa Ta’aalaa. berfirman yg artinya :
“ Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya .” (QS. Al-Mukminun: 8)
Ketiga, dengan menepati janji, kita akan terbebas dari tuntutan baik di dunia maupun di akhirat.
Setiap janji akan diminta pertanggungjawabannya. sebagaiman firman Allah SWT yg artinya :,
“ Dan penuhilah janji sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya .” (QS. Al-Isra’: 34)
Keempat, dengan menepati janji, kita meneladani sifat Allah, yang tidak pernah mengingkari janji-Nya, sebagaimana firman-Nya,
( Sebagai) janji yg sebenar-benarnya dari Allah. Allah tidak akan
menyalahi janji-Nya, tetapi kbanyakn manusia tdk mengetahui .” (Ar-Rum: 6)
Kelima, dengan menepati janji, kita akan dipercaya orang lain.
Kepercayaan adalah modal utama dalam meraih kebaikan di dunia maupun di
akhirat.
Keenam , dengan menepati janji, kita akan menjadi pribadi yang
berwibawa, tidak dilecehkan, dan akan mendapatkan prasangka baik dari
orang lain.
Ketujuh, dengan menepati janji kita akan terhindar dari dosa besar
dan akan meraih keutamaan. Mengingkari janji antara sesama Muslim
hukumnya haram, sekalipun terhadap orang kafir, lebih-lebih terhadap
sesama Muslim. Jadi, memenuhi janji termasuk keutamaan, sedangkan
mengingkarinya dosa besar.
Kedelapan , dengan menepati janji, jalinan antar individu akan
terjalin harmonis dan semakin erat. Menepati janji merupakan wujud dari
memuliakan, menghargai, dan menghormati manusia.
Kesembilan, dengan menepati janji, kita digolongkan sebagai orang yang berakal. (QS. Ar-Ra’d: 19-20)
Kesepuluh , dengan menepati janji, kita digolongkan menjadi golongan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
“Orang yang merendahkan orang-orang Mukimin dan yang berjanji tetapi
tidak menepati janjinya, maka mereka bukanlah golonganku dan aku bukan
dari golongan mereka .” (HR. Muslim)
Menepati janji memiliki beberapa keutamaan, di antaranya adalah::
1. Dibebaskan dari kesulitan duniawi
2. Digolongkan sebagai hamba yang bertaqwa
3. Mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah
4. Meraih surga Firdaus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar